KONFLIK
ANTARA DESA SEMERAH DAN DESA BARU SEMERAH
Desa baru semerah adalah merupakan
sebuah desa pecahan dari desa semerah yang mana pada dulu nya dua buah desa ini
menyatu.dan akhir nya karena msyarakat nya semakin banyak dan wilayah nya juga
sudah cukup besar maka mayarakat yang berada di bisa di kata kan lorong-lorong
ini memilih untuk memisah kan diri dari desa semerah dan membentuk desa baru
yang di beri nama desa baru semerah ini.
Pada awal perpecahan semua nya
berjalan dengan mulus warga pun tdak pernah terdengar mempermasalah kan
perpecahan tersebut warga dua desa ini
pun terlihat menjalin silaturahmi dengan baik sebagai desa yang saling
bertetangga.
Hingga akhir nya dapa tahun 2010
lalu perpecahan ini mendatang kan konflik antara pemuda desa baru semerah dan
pemuda desa semerah yang di picu oleh lapangan sepak bola yang hanya ada satu, pada
saat perpecahan desa terjadi nenek mamak dan perangkat desa telah menyepakati bahwa
lapangan tersebut boleh di guna kan secara bersama-sama oleh desa semerah dan
desa baru semerah, akan tetapi pada saat pemuda/karang taruna desa baru semerah
ingin mengada kan acara turnamen sepak bola, desa semerah juga ingin mengada
kan acara yang sama pada waktu yang sama, mendengar kabar tersebut karang
taruna desa baru semerah terpancing emosi di karena kan menurut mereka, mereka
telah terlebih dahulu merencana kan acara tersebut ketimbang desa semerah, desa
semerah di anggap nya ingin menggagal kan acara yang ingin di selenggara kan
nya maka pemuda desa baru semerah pada malam itu mendatangi salah satu rumah
warga di desa semerah yang pada saat itu kebetulan pemuda semerah sedang
melaksana kan rapat di rumah tersebut,jadi di situ lah pemuda dari desa baru
semerah ini menyerang pemuda desa semerah dan serangan dari desa pemuda desa
baru semerah ini pun tidak bisa di sikapi dengan kepala dingin oleh pemuda desa
semerah, sehingga terjadi lah bentrok antar kedua pemuda desa ini.
Untung nya bentrok ini cepat di
ketahui oleh warga dan warga dengan segera melapor kan kejadian tersebut kepada
ninik mamak dan perangkat desa, dan tidak lama bentrok itu terjadi ninik mamak
dan aparat desa beserta warga desa semerah segera datang untuk mendamai kan mereka,
lalu di kumpul kan lah ninik mamak dan aparat desa dari masing masing desa
tersebut. Dan pada akhir nya pemuda desa semerah bersedia mengalah dan
mengundur acara turnamen bola yang akan mereka laksana kan itu, pemuda desa
semerah bersedia memberi kan kesempatan untuk pemuda desa baru semerah untuk
menyelenggara kan acara tersebut terlebih dahulu.
Kerugian materi di perkira kan
sekitar 500 ribu karena ada sebagian dari kaca rumah warga yang tempat pemuda
semerah ini melaksana kan rapat yang di pecah kan oleh pemuda desa baru semerah akan tetapi tidak ada yang mau
bertanggung jawab untuk mengganti kan kerugian tersebut sehingga si pemilik
rumah tersebut terpaksa memperbaiki kerusakan rumah mereka dengan dana pribadi.
Tidak ada korban jiwa dalam bentrok
tersebut akan tetapi ada dua pemuda dari desa semerah dan satu pemuda dari desa
baru semerah yang mengalami luka pada
bagian tubuh mereka dan luka nya pun tidak terlalu parah hanya di sebab kan
oleh pukulan/tinju dari pemuda desa baru semerah dan desa semerah.
Hingga sekarang konflik tersebut
tidak pernah terjadi lagi pemuda-pemuda dari masing-masing desa sudah bisa
memahami akan hal tersebut dan tidak pernah lagi mengada kan acara di tempat yang
sama dalam waktu yang sama, dan mereka pun sudah bisa menjalin silaturahmi
dengan baik dan sering juga terlihat mengada kan kerja sama dalam suatu acara.

0 Komentar